CERITA LUCU, SERTA KEJADIAN SEHARI-HARI SEPUTAR PEMUDAAN. TOLONG JANGAN TERLALU BERHARAP.

Kamis, 08 Juni 2017

KEJAMNYA ANAK SMA INDONESIA

Saat duduk dibangku SMA ada banyak sekali pengalaman-pengalaman baru yang mustahil untuk dilupakan. Mulai dari pertama kali menginjakkan kaki di SMA sampai lulus nanti pastinya ada segudang cerita yang akan tertulis dan dapat kita bagi bersama orang-orang tersayang kita. Tapi ada beberapa anak SMA yang kurang beruntung sehingga masa SMA-nya jadi datar-datar aja atau bisa berubah jadi film horror tahun 80'-an.


Kira-kira apa saja yang membuat masa SMA jadi suram? Biasanya tergantung pribadi masing-masing. Ada yang udah punya banyak teman dan masih belum puas, ada yang disekolah kerjanya belajar terus dan dia sudah cukup puas, tapi ada juga yang sering dibully dan anehnya saat ditanya dia akan bilang, "Masa SMA gue baik-baik aja."





Sebenarnya topic pembulian bukan lagi hal baru ditelinga kita. Setiap tahunnya ada ratusan kasus pembulian yang terjadi di seluruh Indonesia. Ada beberapa kasus yang ditutup karena kurangnya bukti dan ada beberapa kasus yang berhasil masuk pengadilan berkat jerih payah orang tua korban. Tapi kali ini gue ga bakalan ngomongin secara detail soal pembulian. Kita bakal ngebahas soal bagaimana caranya menghindari yang namanya VERBAL ABUSE.

Sebuah jenis tindak kekerasan yang bisa dibilang lumayan serius dan dampaknya juga ga main-main. Verbal abuse adalah tindakan secara lisan yang membawa efek kekerasan, baik dengan kata-kata yang tersurat ataupun kata-kata yang tersirat, dan bisa sangat merugikan dalam fisik maupun mental.

Sebenarnya semua orang pernah melakukan verbal abuse cuman kadang nggak sadar. Begitulah manusia, meski mahluk paling sempurna tapi terkadang bisa rada-rada hewani. Verbal abuse umumnya dimulai dari lingkungan keluarga kecil kita. Biasanya orang tua yang sedang marah sering mengatai anaknya. Meski tidak bermaksud demikian, hal itu sudah lebih dari cukup untuk menciptakan mindset si anak agar meniru orang tuanya. Jadi jangan heran kalo bapaknya sering ngamuk terus anaknya juga sama, itu berarti si anak sering mendapat verbal abuse dirumah.

Tapi apa jadinya kalau verbal abuse dibawa ke lingkungan belajar dalam hal ini sekolah? Sebuah kebiasaan kasar yang sama sekali ga ada manfaatnya ini bisa saja menular kepada anak-anak lainnya. Dari satu anak, lalu jadi sepuluh anak, dan akhirnya satu kelas. Bayangin satu kelas isinya orang kasar semua, "WOI PINJEM RAUTAN DONG!" kata si A sambil goyang-goyang kaki ala preman tahun 2000-an. "BENTAR GUE CARIIN DULU!" kira-kira ini yang bakalan terjadi kalau satu kelas isinya anak-anak yang kasar semua. Dipastikan, dalam waktu sebulan status kelas kasar berubah jadi kelas budek karena semuanya teriak-teriak mulu.

Dalam verbal abuse di lingkungan sekolahan, biasanya pelaku adalah cewek. Kenapa cewek? Karena cowok kalo adu mulut kelamaan tanpa adanya adu jotos bisa-bisa dipanggil banci. Mendingan berantem ga jelas tanpa alasan yang jelas pula ketimbang harus dipanggil banci oleh seisi kelas. Tapi ya penyelesaian masalah yang primitif ini sama sekali gak membantu.

Verbal abuse yang dilakukan cewek biasanya selalu dilakukan berkelompok. Biasanya mirip geng-geng cewek yang kita lihat di drakor atau dorama. Mereka masuk kedalam kelas rame-rame kaya ikan sarden jatuh dari kaleng. Jalan dengan langkah cepat kearah target dan dimulailah reuni anggota kebun binatang Ragunan. Biasanya cowok-cowok juga cuman nonton sampai verbal abuse-nya selesai. Ga ada tuh ceritanya tiba-tiba cowo ganteng dari antah berantah muncul lalu membela si cewek yang jadi korban. Hidup tidak seiindah drama Korean coeg.

Lalu bagaimana kalau korbannya kita kaum Adam? Dikataiin sama cewek, dimaki-maki, harga diri lo diinjek-injek didepan semua orang, apa kira-kira bakalan lo lakuin? Ngatain balik salah, nonjok bulu mata palsunya juga salah, lalu apa yang harus kita lakukan? Berikut adalah beberapa tips kalo lo jadi korban pembulian verbal:

1. Katain dia balik
Kenapa? Terkesan cemen? Justru keliatan lebih cemen kalo lo nggak ngelakuin apa-apa. Apa salahnya ngebalas semua perkataan cewek? Lo dihina jadi wajar dong ngehina balik. Tapi ingat, ada batasannya juga lo debat sama cewek. Seperti yang tertulis pada hukum debat internasional, ga boleh nyinggung SARA apalagi bawa-bawa pekerjaan orang tuanya, karena lo bisa aja diseret polisi setelah debat kusir sama cewek tersebut. Hina dia seadanya. Jangan berlebihan karena meski lo menang nanti pun bakalan dikatain cemen kalo sampai ceweknya nangis.

Lo emang dari awal tidak di posisi yang menguntungkan jadi harus hati-hati kalo milih. Memang cara ini kedengarannya sulit tapi sekali lo stand against her didepan banyak orang dia ga bakalan lagi berani gangguin.

2. Just leave
Widih greget juga tehnik yang satu ini. Kesannya lo benar-benar ga peduli sama dia. Ya memang cara ini sedikit lebih mudah dibanding cara yang pertama tapi harus hati-hati makenya. Jika situasinya baru dimulai dan masih belum banyak yang nonton lo bisa aja langsung pergi. Tapi kalo udah sampai satu kelas yang nonton rasanya mustahil mereka akan biarin lo pergi begitu aja. Nerobos kerumunan yang nonton juga rasanya aneh. Jadi kalo mau pake cara ini harus cepat-cepat! Jangan nunggu dia udah ngomel kaya lubang pantat ayam baru lo bediri.

3. Cuekin aja
Yup. Simple. Mudah. Sempurna. Tapi ga semudah kedengarannya. Bisa aja saat lagi pura-pura ga denger lo kena tamparan halus pake cincin batu Bacan. Oleh karenanya gue ga menganjurkan cara ini dipake untuk menghadapi tomboy. Untuk melakukan tehnik yang satu ini ada satu alat bantu yang sangat efektif. Earphone. Selain membuat penampilan tambah eksis earphone bisa jadi prasarana cuekin orang. Pasang ditelinga dan putar musik favorit lo. Hindari kontak mata dengan pura-pura sibuk main handphone. Pastinya setelah beberapa menit mereka bakalan pergi karena capek dicuekin. Itu kalo tehniknya berhasil. Tapi kalo nggak, tenang aja, masih ada satu tehnik ampuh lagi.

4. Be Arrogant
Tehnik terakhir ini khusus buat kalian yang punya kepercayaan diri diatas rata-rata, yang nggak tahu malu, sama udah sering ngadepin masalah beginian. Kira-kira apa yang harus dilakukan agar dia berenti gangguin lo? Be arrogant. Tips kali ini melibatkan sebuah kontak fisik dengan si pelaku. Ceritanya lo lagi duduk ngobrol sama teman-teman geng. Tiba-tiba muncul sekelompok bitchy yang ngatain semua keburukan lo didepan semua teman-teman sekelas. Semua mata tertuju sama lo. Orang-orang mulai berkerumun buat nyari tahu apa yang sedang terjadi disana. Lo yang saat itu jadi pusat perhatian mendadak mendongak bangun terus bediri berhadapan dengan ketua bitchy dari dekat. Pandangan kalian bertukar untuk sejenak. Lo natap dia tajam begitu pula sebaliknya. Tiba-tiba dia ngomong, "Ma-Mau apa lo?" tepat setelah dia ngomong begitu disini titik baliknya. Tarik kerah bajunya terus buat dia jadi sedekat mungkin dengan tubuh kalian. Ingat, yang ditarik kerah bajunya bukan tali bh-nya. Bisa-bisa lo digebukin massa saat itu juga karena baru saja melakukan pelecehan seksual.

Deketin muka lo ke dia dan tetap terus lihat matanya. Tarik-tarik aja kerahnya kalo dia mulai menggeliat kesetanan. Jangan khwatir, ga ada yang bakalan berani gangguin adegan semacam ini. Alasan pertama! Teman-teman bitchy-nya takut dibikin kaya gitu juga. Alasan kedua! Teman-teman sekelas pada penasaran gimana kelanjutan adegan ini. Alasan ketiga! Guru-guru sekolahan lagi ada rapat di sekolah lain.

Saat wajah kalian berdekatan apakah akan ada adegan ciumannya? Ya, tentunya bisa. Tapi kalo si bitchy lumayan cantik lo harus siap dibacok massa saat itu juga karena udah ambil kesempatan dalam kesempitan. Setelah beberapa detik berlalu lepasin aja dia. Biarin mereka mo kabur ato gimana pokoknya mereka udah tobat gangguin lo.


Pada intinya jangan takut kalo sedang berhadapan dengan verbal abuse. Cara-cara diatas hanya dapat dilakukan kalo suasananya emang mumpuni. Juga yang terpenting jangan setengah-setengah. Karena yang namanya kejahatan pasti selalu kalah kalo film udah mau selesai!
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Januari Tujuh

CERITA LUCU, SERTA KEJADIAN SEHARI-HARI SEPUTAR PEMUDAAN. TOLONG JANGAN TERLALU BERHARAP.

Top Kategori