CERITA LUCU, SERTA KEJADIAN SEHARI-HARI SEPUTAR PEMUDAAN. TOLONG JANGAN TERLALU BERHARAP.

Jumat, 09 Juni 2017

BICARA DENGAN ORANG ASING

Apakah jadi kaku didepan semua orang dan kikuk disekitaran orang keren merupakan penyakit? Apakah gagap berbicara dengan orang yang baru dikenal adalah penyakit turunan?


Buat lo semua yang punya pribadi pemalu, tidak ada kata terlambat untuk mempelajari bagaimana caranya berinteraksi dengan orang asing. Pada dasarnya ilmu sosial merupakan kebutuhan paling pokok dalam kehidupan bermasyarakat. Jadi kalo masih ragu dengan diri kalian sendiri, kalian datang ke tempat yang tepat. Berikut ini beberapa tips yang bisa dijadikan acuan saat berinteraksi dengan orang asing;



Sebelum masuk lebih dalam mengenai Psychology Social, kita harus tahu bahwa otak kita adalah bagian terpenting dalam setiap tindakan yang kita ambil. Otak tentunya selalu membuat keputusan terbaik disetiap pilihan hidup, karena otak tentunya ingin kita senang. Kenapa? Karena dia otak lo bukan orang lain. Yakali dimasa depan otak bisa ditukeran, iya nggak?

Otak tidak ingin kamu terluka dalam setiap pengambilan keputusan. Otak tidak mau kamu dirugikan akibat pilihan yang dibuat. Lalu kenapa ada pilihan hidup yang ternyata salah dan sangat merugikan? Bayangkan otak adalah sebuah kebun ditaman. Dengan rajin bicara kepada orang lain dan membaca beberapa buku mengenai sosial itu diibaratkan kalian baru saja menanam sebuah benih di taman otak kalian. Benih-benih yang setiap hari kalian tanam ini nantinya akan tumbuh menjadi sebuah Social Skills. Lama-kelamaan, benih tumbuh menjadi tanaman yang menghasilkan buah-buah Social Skills yang sangat berguna dalam kehidupan.

Itu tadi adalah apa yang terjadi kalau kalian sering berinteraksi atau membaca buku-buku sosial. Tapi bagaimana kalau tidak? Kalian jarang keluar rumah, jarang active di chat group, dan tidak menonjol saat ada reuni keluarga. Taman otak yang seharusnya dirawat dan ditanami benih-benih Social Skills tentunya mustahil untuk tumbuh sehingga apabila datang sebuah pilihan, kalian bingung harus berbuat apa karena pada dasarnya kalian tidak punya Social Skills. Well, ada sih tapi kecil. Kaya jerawat siput.

Saat kita melihat mc-mc ternama di TV dan mereka terlihat begitu karismatik, itu semua bukan tanpa kerja keras. Bukan saat lahir mereka sudah membawa Social Skill tersebut, bukan. Ada titik dimana mereka juga sama seperti kalian tapi secara bertahap mau belajar dan mulai berinteraksi dengan orang lain. Jadi dengan kalian membaca artikel ini maka secara tidak sadar kalian sedang menyiapkan sekop dan pupuk untuk mulai menanam bibit-bibit Social Skill. Jadi, apa-apa saja yang kiranya harus diperhatikan saat berinteraksi.


  • Konteks

Sebuah inti penting dalam conversation starter. Kalian lagi jalan, ketemu cewek yang lagi ngusap anjing buduk yang mulutnya berbuih putih. Kalian berhenti dan menatap mereka secara bergantian. Cewek itu menyadari keberadaan kalian lalu berkata, "Anjingnya lucu, ya?" Apa yang harus kalian lakukan? Mengiyakan? Menyanggah? Atau nyeka buih putih dari mulut si anjing sambil tersenyum kearah si cewek? Semuanya benar. Salah kalau kalian malah cuman diem aja atau langsung pergi tanpa bilang apa-apa.

Lalu kalau sudah merespon pertanyaannya si cewek apa yang bisa kalian lakukan? Pertama-tama kalian harus mengetahui apa yang sebenarnya dibahas disini. Anjing buduk rabies. Tentu saja berarti konteks disini hanyalah sekitaran anjing, anjing buduk, anjing rabies, sama anjing-anjingan. Dan itu semua bisa berkembang seiring percakapan. Jangan yang lagi dibicaraiin anjing kalian malah balik nanya, "Maria Ozawa pacaran sama orang Filipina ya sekarang?" Ga nyambung bro! Yakali kalau si cewek tahu Maria Ozawa, tapi kalo nggak apa kaitannya sama anjing rabies?

Biasanya gue pribadi sering ketemu orang-orang yang kayak gini. Dan mayoritas adalah orang pemalu yang sering salah tingkah. Jadi udah bener kalian mencoba untuk berani, tapi pikirkan juga konteksnya.


  • Ford Technique

Gue paling sering pake tehnik ini kalau baru kenalan sama orang. Ford Techinque: Family, pekerjaan, hiburan, dan dreams. Tehnik ini lumayan mudah dipake. Tinggal mikirin pertanyaan yang sesuai dan percakapan bisa berlangsung selama berjam-jam. Intinya siapkan pertanyan yang tepat dan hindari isu-isu negatif menyangkut pribadi si taget. Tapi kembali lagi ke tips yang pertama, konteks. Untuk menggunakan Ford Technique kalian harus menguasai konteks yang lebih luas. Bukan sekedar anjing rabies atau anjing buduk doang, kalian harus mencakup lebih dari satu aspek yang dikuasai dan bisa mempertahankan konteks tersebut sampai akhir.

Tapi ada satu masalah lagi mengenai Ford Technique. Saat bertanya, jangan beruntun. Biarin dia jelasin sampai dia puas. Jangan dikit-dikit nyela dengan pertanyaan padahal pertanyaan yang tadi belum dijawab. Kesan jeleknya kalian terlihat seperti pemula. Kesan seremnya kalian adalah stalker. Kan ada tuh biasanya stalker yang berpenampilan rapi pura-pura hadir ke acara formal pake jas dan biasanya mereka suka bertanya secara beruntun meski dengan tempo yang lebih lambat. Pas udah merasa korbannya cocok, tinggal tunggu tanggal mainnya sampai ada suara air nyala di kamar mandi lo setiap malam. Suara bedebak-gedubuk di ruang tamu. Atau saat jalan diluar ada perasaan takut untuk menengok kebelakang. Dan pada akhirnya, tidak terdengar kabar lagi soal kalian.


  • Menyanjung

Semua orang suka dipuji. Siapa yang ga suka dibilang cantik atau ganteng didepan semua orang? Menyanjung atau memuji bisa menarik diri kalian keluar dari awkward zone jika dua tips diatas berubah horror. Kalian inget kalau di cafe biasanya cewek suka saling memuji seperti, "Aku suka baju kamu, deh." "Makasih! Rambut kamu juga bagus. Ke salon mana?" meski bajunya ga bagus-bagus amat atau rambutnya emang gitu-gitu aja, memuji bisa membuat perasaan kedua belah pihak jadi lebih baik. Tapi ingat, memuji ada batasannya juga. Jangan berlebihan karena kalian bisa dicap penjilat.

Soal memuji, ada kelebihan ada kelemahannya. Mungkin bagi cewek normal-normal aja saling memuji didepan umum. Tapi beda ceritanya kalo cowok yang muji didepan umum. Ceritanya kalian udah lama ga ketemu, teman SMP sebutlah, pas ketemu kalian muji postur tubuhnya yang atletis. Meski normal, masyarakat Indonesia masih agak tabu soal konteks saling memuji sesama cowok. Alih-alih niat bikin temen lo terkesan malah jatuhnya dianggap homo. Kan bahaya. Jadi kalo mau muji, seadanya aja. Kayak, "Gila! Anjing banget baju lo!" ini bener, tapi bukan, "Baju lo bagus. Cocok buat badan lo. Beli dimana?" Rasanya jijik-jijik gimana gitu kalo cowok muji pake contoh yanng kedua.


  • One-Word Answers

Ini juga hal paling penting dalam Social Skills. Pernah nanyain kabar ke teman tapi dianya cuman jawab pake satu kata? Iini saatnya kalian berhenti. Jangan nekat buat maksain nanya ada apa? Kamu kelihatan sedih? Itu bisa bikin dia tambah marah. Initnya teliti aja sama perasaan orang lain. Tapi bukan berarti dengan One-Word Answers ini dia mau kalian langsung minggat, bukan. Sabar. Amati. Dan tunggu. Pokoknya tahu diri aja. Itu seseuatu yang bisa dilakuin semua orang.

Sekiranya gitu aja. Jangan berlebihan, tahu diri, dan rajin-rajin ngobrol sama orang. Bukan berarti harus cerewet juga, haha, bukan. Be normal. Itu yang terbaik saat menguji Social Skill kalian.

Tags: Indonesian Gentleman,
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Januari Tujuh

CERITA LUCU, SERTA KEJADIAN SEHARI-HARI SEPUTAR PEMUDAAN. TOLONG JANGAN TERLALU BERHARAP.

Top Kategori