CERITA LUCU, SERTA KEJADIAN SEHARI-HARI SEPUTAR PEMUDAAN. TOLONG JANGAN TERLALU BERHARAP.

Selasa, 06 Juni 2017

CERITA TEMAN: #1. DOKTER GIGI

Sebuah konsep cerita dimana pengirimnya teman-teman gue dari seluruh alam semesta dan gue sebagai host-nya. Cerita kali ini dateng dari teman baik M. Rafli. Berikut biodata singkat mengenai M. Rafli.


Nama lengkap: M. Rafli
Panggilan: Mario
Jenis kelamin: Pria
Status: Setengah Jomblo
Motivasi: "Aku Akan Jadi Hokage"

Berikut cerita yang dikirimkan:

"Ini adalah pengalaman pertama gue pergi ke klinik. Selama perjalanan ke klinik gue percaya bakalan baik-baik saja. Sampai disana gue masuk ke ruang tunggu dan gak lama kemudian  giliran gue dipanggil masuk. Gue masuk kedalam dan segera duduk di kursi pasien. Setelah memeriksa cukup lama dokter nggak bicara apa-apa lagi. Setelah jeda panjang yang menyesakkan akhirnya dia buka mulut. "Wah gigi kamu.."
Saat itu gue sadar kalo ada yang salah dengan gigi gue. Setelah sekali lagi mengeceknya, dokter memutuskan bahwa gigi gue harus dicabut. Gue sama sekali tidak melawan tapi pada saat gigi gue dicabut.. Ya Allah Tuhan yang Maha Kuasa, sakitnya minta ampun. Butuh tiga orang dewasa untuk menahan kepala gue dari merontak. Tapi setelah itu semuanya kembali seperti biasa. Pada saat itu gue berpikir kalau dokter barusana mencabut gigi gue dengan segala kekuatannya, bahkan bisa dibilan yang barusan itu kekerasan dalam klinik. Dan sebagai orang berhati lembut gue gak bisa mentolerir yang namanya kekerasan. Hati gue yang penuh dengan kasih sayang dan lemah lembut ini istilahnya PENAKUT. Gue yang masih terbaring diatas kursi seakan pasrah dan tak mampu berkata apa-apa lagi. Kaki gue mulai kaku, jantung gue berdetak semakin lambat. Apakah gue akan mati? Disamping itu semua tiba-tiba si dokter mendekati gue. "Gimana? Nggak sakit, 'kan?" Gue cuman tersenyum gurih kearahnya tapi dalam hati "Enggak sakit eyang lo!"

Saran & Komen Admin:
Mario, lain kali jangan makan permen banyak-banyak, ya. Jangan lupa cukur gigi sebelum tidur. Dari sini gue mengerti betapa sakitnya datang ke dokter gigi. Meskipun waktu gue pergi dulu nggak seram-seram amat tapi mungkin karena gue masih kecil ya saat itu. Tapi intinya! Tabah. Pasrah. Dan jangan terlalu memaksakan diri. Dokter gigi tidak bersalah. Mereka cuman melakukan tugasnya sebagai seorang dokter yang dibayar mahal-mahal ama orang tua lo. Jadi bersenang hati lah! Dari cerita ini ada tiga hal yang gue setujui, yaitu;

1. Ya, berdoa setelah gigi dicabut memang benar-benar sesuatu yang terpuji
2. Kadang-kadang semua orang itu PENAKUT.
3. Pendarahan di gigi dapat membuat orang mati lemas.

Oke, gue rasa sekian dulu, jangan bosan-bosan buat ngirim cerita ke gue. Buat lo semua yang mau kirim cerita unik, aneh, nyeleneh, lenje-lenje, ngakak, 18 tahun kebawah silahkan kirim ke email berikut: torabarik@gmail.com

Credits: @muhamadrfli_
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Januari Tujuh

CERITA LUCU, SERTA KEJADIAN SEHARI-HARI SEPUTAR PEMUDAAN. TOLONG JANGAN TERLALU BERHARAP.

Top Kategori